10 Tempat Wisata Alam Lampung yang Wajib Dikunjungi

Wisata alam Lampung sangatlah beragam dan sayang untuk dilewatkan jika kamu sedang berkunjung ke sana. Mulai dari pantai, air terjun, bukit batu, dan taman nasional yang semuanya menyuguhkan panorama mempesona. Sebelum pergi, ada baiknya melakukan riset terlebih dahulu, misalnya terkait rute menuju ke destinasi, serta harga dan waktu operasional terbaru agar perjalananmu lebih nyaman.

Aisyah Trans merangkum 10 tempat wisata yang bisa jadi referensi kamu saat berkunjung ke kota tapis berseri Lampung. Berikut destinasi pilihannya :

1.Way Kambas

Taman Nasional Way Kambas merupakan salah satu taman nasinional yang memiliki berbagai flora dan fauna. Lokasinya terletak di Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung Timur. Tempat ini juga menjadi lokasi pelatihan, perlindungan, dan konservasi Gajah Sumatera. Di sini pengunjung dapat belajar dan berinteraksi langsung dengan para gajah.

Pengunjung akan dikenai biaya masuk pada hari biasa sebesar Rp 5.000 per orang untuk wisatawan lokal, sebesar Rp 150.000 per orang untuk wisatawan mancanegara. Kemudian pada hari libur sebesar Rp 7.000 per orang untuk wisatawan lokal, dan sebesar Rp 225.000 per orang untuk wisatawan mancanegara.

2. Pulau Pahawang

Pulau Pahawang menawarkan pesona bawah laut nan indah yang belum banyak diketahui. Lokasinya berada di Kecamatan Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Pulau dengan luas 1.084 hektar ini memiliki hutan bakau, pantai pasir putih, dan pemandangan bawah laut yang cantik. Pulau ini sangat cocok untuk berenang di pantai, banana boat, snorkeling, atau sekadar bersantai di pantai. Pengunjung akan dikenai biaya masuk pulau sebesar Rp 5.000 per orang, sewa perahu untuk snorkeling Rp 20.000 per perahu, sewa alat snorkeling Rp 50.000 per set, banana boat dan Rp30.000 per orang. Menginap di Pulau Pahawang bisa dengan menyewa homestay dengan harga kisaran Rp 600.000 per rumah untuk 10–15 orang.

3. Pantai Wartawan

Nama Pantai Wartawan yang unik berasal dari profesi sang pengelola yang awalnya dikelola oleh warga lokal yang berprofesi sebagai penulis berita. Pantai dengan pemandangan Anak Gunung Krakatau ini menjadi tujuan utama wisatawan yang datang. Uniknya, ada sumber air panas di pantai ini dengan suhu mencapai 80 derajat. Tak jauh dari sumber air panas, terdapat Bukit Botak yang Instagramable, serta gua dan Makam Pendekar. Pengunjung juga dapat berfoto-foto ria dengan panorama sunset nan indah di pantai ini atau sekadar menikmati pemandangan sambil menyantap makanan dan minuman.

4. Danau Biru Tambang Batu Kapur Badas

Danau ini awalnya bukan dijadikan sebagai tempat wisata, melainkan aktivitas tambang. Danau Biru Tambang Batu Kapur Padas terletak di Desa Payung Mulya, Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah. Danau bekas galian tambang ini memiliki air yang biru berpadu dengan pemandangan  menawan berupa tebing. Untuk menikmati keindahan danau bekas galian tambang yang menawan ini, pengunjung dapat berkunjung mulai dari jam 07.00-18.00. Pengunjung tidak perlu membayar tiket masuk alias gratis, hanya perlu membayar biaya parkir sebesar Rp 5.000 untuk motor dan Rp 10.000 untuk mobil.

5. Pantai Teluk Kiluan

Pantai Teluk Kiluan menawarkan pemandangan menawan dari gradasi air laut yang warna biru dan hijau bergandengan dengan bukit nan hijau. Pantai yang menjadi habitat lumba-lumba hidung dan lumba-lumba sniper ini, berada di Kiluan Negeri, Kelumbayan, Kabuoaten Tanggamus, Lampung. Di pantai ini, pengunjung dapat melihat lumba-lumba di laut lepas, berkeliling pulau dengan perahu, berenang di Laguna Gayau, snorkeling, atau sekadar bersantai menikmati pesona sunset.

6. Pantai Gigi Hiu

Pantai Gigi Hiu merupakan destinasi populer di Lampung. Uniknya, pantai ini bukan terkenal karena pasir pantainya, melainkan pemandangan batu karangnya. Pantai Gigi Hiu ini terletak di Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Pantai dengan formasi batu karang tajam ini kian cantik lantaran adanya hempasan ombak air laut, sehingga cocok untuk berburu foto Instagramable. Jika tidak ingin berburu foto, pengunjung bisa sekadar bersantai menikmati pesona matahari tenggelam ditemani dengan hembusan angin laut yang menyejukkan.

7. Air Terjun Curug Tujuh

Air Terjun Curug Tujuh merupakan salah satu destinasi alam yang masih asri dan jarang dikunjungi, memiliki tujuh undakan dengan ketinggian mencapai 75 meter. Air terjun ini berada di kawasan hutan lindung tepatnya terletak di Desa Marga Jaya, Kecamatan Padang Ratu, Kabupaten Lampung Tengah. Mencapai air terjun ini membutuhkan tenaga besar karena perjalanan mencapai air terjun pun tergolong sulit dengan medan cukup berat, seperti jalan setapak licin dan menembus hutan lebat. Kelelahan pengunjung dapat terbayarkan dengan keindahan alam yang ditawarkan oleh Air Terjun Curug Tujuh ini,. Bentuk air terjun yang cantik dengan aliran air yang terjun dengan deras, sangat cocok untuk dijadikan spot foto yang Instagramable. Mengunjungi air terjun ini, pengunjung tidak perlu membayar tiket masuk alias gratis, namun harus menjaga keselamatan mengingat medan yang sulit.

8. Air Terjun Way Kalam

Air Terjun Way Kalam memiliki panorama alam yang menakjubkan dan asri, dengan dikelilingi oleh pohon-pohon dan batuan berukuran besar. Lokasi air terjun berada di Desa Way Kalam, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan. Dengan ketinggian sekitar 40 meter, air terjun ini menerjunkan air yang cukup deras, jernih, dan sangat segar saat bersentuhan dengan kulit. Dengan keindahannya, jangan lewatkan untuk mengabadikan foto yang cantik saat berkunjung ke sini. Untuk menunjang liburan pengunjung, terdapat fasilitas seperti gazebo dan area parkir.

9. Way Belerang

Way Belerang merupakan pemandian air panas yang bersumber dari bawah kolam dan Gunung Rajabasa dengan pemandangan alami dan pohon-pohon menyejukkan. Pemandian air panas Way Belerang ini teerletak di Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Terdapat dua kolam di pemandian ini. Pertama, kolam dengan sumber air panas dari Gunung Rajabasa dengan suhu mencapai 60 derajat dan kedalaman 100 cm. Sementara kolam kedua dengan sumber air panas dari bawah kolam dengan kedalaman 150 cm. Tidak hanya koam air panas, tersedia juga wahana dan fasilitas seperti gazebo, mushola, taman bermain anak, kolam air tawar, ruang pertemuan, kantin, delman,dugan party, hingga flying fox. Pengunjung dapat menikmati pemandian air panas Way Belerang dengan membayar tiket masuk sebesar Rp 10.000 per orang, belum termasuk biaya tambahan untuk wahana. Di sini juga dijual sabun belerang dengan harga Rp 1.000, yang dipercaya bermanfaat untuk mengobati gatal-gatal.

10. Danau Bekri

Danau Bekri merupakan salah satu wisata danau yang populer dan banyak dikunjungi, dengan keunikannya yang terdapat gundukan timbunan tanah yang meninggi mirip dengan pulau. Pilihan wisata alam Lampung ini terletak di Sinar Banten/Bekri, Kecamatan Bekri, Kabupaten Lampung Tengah. Untuk menikmati pesona Danau Bekri, pengunjung dapat menggunakan jembatan kayu yang menghubungkan tepi danau dengan pulau kecil tersebut. Pengunjung tidak perlu membayar tiket masuk, hanya perlu membayar biaya parkir kendaraan sebesar Rp 5.000 untuk motor dan Rp 10.000 untuk mobil.

Perjalanan menggunakan travel adalah pilihan tepat jika anda ingin berkunjung ke Lampung. Pilihlah travel yang aman, nyaman dan terpercaya. Aisyah menyediakan route Jakarta -Lampung dengan berbagai fasilitas yang akan membuat perjalanan anda nyaman dan menyenangkan.

Selain pemberangkatan dari Jakarta menuju Lampung, Aisyah Trans juga melayani rute Jakarta menuju Palembang dan sebaliknya. Aisyah Trans merupakan travel pilihan terbaik menuju Lampung dan Palembang yang telah berpengalaman dan terbukti memberikan layanan terbaik.

Kontak Informasi dan Reservasi

Aisyah Trans

Telp : 081210750106

WhatsApp : 081210750106

Aisyah Trans adalah perusahaan yang melayani Travel door to door yang berkonsentrasi di rute Jakarta Lampung dengan layanan Reguler Travel Hiaces 11 Seat, Sewa Bus Pariwisata,  Angkutan Antar Jemput dan Sewa Kendaraan Premium. Untuk pemesanan armada dapat menghubungi kami pada kontak yang tertera di atas.

Leave a Reply